Perang Aceh menantang penjajahan Belanda dalam pertengahan kedua abad ke-19 adalah terlalu lama dan terlalu dahsyat. Sesungguhnya rakyat Aceh sudah memperlihatkan kepahlawanannya yang mengagumkan dunia andaikata peristiwa itu diungkapkan dengan sebenarnya secara murni dan terbuka. Akan tetapi sejarah Aceh yang murni dan sebenarnya kini terselubung, tidak dengan tepat diungkapkan, sehingga generasi sekarang dan generasi mendatang (pun dikalangan masyarakat Aceh sendiri) sudah tidak jelas mengetahui sejarah yang demikian gilang-gemilang, dan oleh karena itu mereka tidak mampu menjawab pokok-pokok pertanyaan: apa sebab Aceh pernah bergelar Serambi Mekkah, apa sebab Aceh pernah bergelar Tanah Rencong, apa sebab Aceh pernah bergelar Daerah Modal Indonesia, dan siapa Pahlawan Aceh yang sebenarnya yang telah memimpin pucuk pimpinan perang Aceh
Unduh untuk perangkat lain: