Wabah COVID-19 menghadirkan tantangan bagi literasi dengan pembatasan akses buku, namun berbagai inisiatif muncul untuk menjaga semangat membaca. Dari aplikasi perpustakaan digital di Tangerang hingga program literasi di daerah terpencil, berbagai pihak berupaya menyediakan akses bacaan dan mendukung kesehatan mental anak-anak selama masa sulit ini. Inovasi dalam cara membaca dan belajar menjadi kunci untuk mempertahankan minat literasi di tengah keterbatasan. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: