Program Gerakan Nasional (Gernas) Kakao, yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao nasional, terlibat dalam skandal korupsi yang mencuat ke permukaan. Program yang seharusnya menjadi solusi bagi penurunan produksi kakao di Indonesia ini ternyata dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk memperkaya diri. Dana yang seharusnya digunakan untuk peremajaan tanaman, distribusi bibit unggul, dan pelatihan petani, diduga diselewengkan melalui pengadaan bibit yang tidak sesuai standar, mark-up anggaran, serta penyaluran dana yang tidak transparan. Akibatnya, tujuan utama program ini tidak tercapai, dan ribuan petani kakao di berbagai daerah, termasuk Sulawesi, tidak mendapatkan manfaat yang dijanjikan. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: