Fauzan, Helmi, dan Munawar masih menepuh studi di Yogyakarta ketika gempa-tsunami menyapu kampung halaman mereka: Aceh. Dengan tajam, kabar berita berhamburan di berbagai kanal, namun tak satu pun bisa menenangkan mereka, terutama Fauzan yang sama sekali tak bisa menghubungi Dek Nong, kekasihnya.
Unduh untuk perangkat lain: