Buku ini lahir dari keprihatinan penulis terhadap fenomena sosial yang semakin banyak terjadi di tengah masyarakat, khususnya di kalangan peserta didik yang berasal dari keluarga broken home. Kondisi keluarga yang tidak harmonis, bahkan berujung pada perceraian, sering kali menimbulkan dampak signifikan terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan emosional anak. Dalam konteks pendidikan agama Islam (PAI), hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru, pendidik, maupun lembaga pendidikan untuk tetap menghadirkan pembelajaran yang menyentuh aspek hati dan moral anak didik.
Unduh untuk perangkat lain: