Di tengah dinamika global yang semakin kompleks yang ditandai oleh konflik multidimensi, perubahan sosial yang cepat, serta meningkatnya kesadaran akan hak asasi manusia, pendekatan konvensional sering kali tidak lagi memadai. Dalam konteks inilah, konsep “strategi senyap” menjadi relevan. Strategi ini tidak mengedepankan konfrontasi, melainkan membangun pengaruh melalui pendekatan halus, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Buku ini disusun, dimulai dari pembahasan mengenai paradigma strategi senyap dan evolusi konsep teritorial dalam perspektif modern, pembaca kemudian diajak memahami landasan filosofis kemanusiaan sebagai pijakan utama. Selanjutnya, buku ini menguraikan kerangka teoritis strategi senyap, termasuk peran soft power sebagaimana diperkenalkan oleh Joseph S. Nye Jr., serta bagaimana pendekatan kemanusiaan dapat menjadi instrumen strategis dalam menciptakan stabilitas.
Unduh untuk perangkat lain: