Buku ini lahir dari kegelisahan akademik, sekaligus refleksi praktis atas dinamika pengelolaan pendidikan di era otonomi daerah. Dalam ruang kebijakan yang semakin desentralistik, pendidikan tidak lagi dapat dipahami sebagai sektor layanan publik semata, tetapi juga sebagai arena kontestasi kepentingan, distribusi sumber daya, dan pertarungan rasionalitas anggaran. Pada titik inilah persoalan pengelolaan keuangan pendidikan, termasuk bagaimana kebijakan fiskal dipersepsi, dipahami, dan dijalankan menjadi sangat menentukan kualitas tata kelola sekolah.
Unduh untuk perangkat lain: