Arga berdiri di depan gerbang yang memancarkan aura misterius, seolah-olah menyimpan rahasia yang telah lama tersembunyi. Gerbang itu bukanlah sekadar pintu biasa—ia adalah penghubung antara dua dunia yang berbeda: dunia manusia yang akrab dan dunia gaib yang penuh teka-teki. Ukiran-ukiran kuno pada gerbang itu bersinar dengan cahaya redup, seakan memberi peringatan kepada siapa pun yang mendekat. Di atasnya, simbol aneh yang tak dapat dipahami tampak seperti teka-teki yang menantang keberanian. Perjalanan menuju gerbang ini telah menguji Arga di berbagai sisi—fisik, mental, dan emosional. Meski begitu, di dalam dirinya tumbuh keraguan. Apakah ia benar-benar siap melangkah melewati batas ini?
Unduh untuk perangkat lain: