Buku Peran Pemimpin Informal dalam Mewujudkan Kerukunan Beragama mengulas dinamika sosial dan peran strategis para tokoh nonformal dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di masyarakat. Pemimpin informal seperti tokoh adat, sesepuh kampung, tokoh masyarakat, dan pemuka agama lokal sering kali menjadi jembatan penting dalam membangun komunikasi lintas iman, menyelesaikan konflik sosial, dan memperkuat nilai-nilai toleransi. Melalui pendekatan yang reflektif dan berbasis realitas sosial, buku ini menyoroti bagaimana kebijaksanaan lokal dan kepemimpinan berbasis keteladanan dapat menjadi fondasi kuat bagi terciptanya kedamaian bersama. Pembaca akan diajak memahami bahwa kerukunan bukan hanya hasil kebijakan formal, tetapi juga buah dari kesadaran dan tindakan nyata para pemimpin yang hidup di tengah masyarakat. Buku ini relevan bagi akademisi, praktisi sosial, maupun siapa pun yang peduli terhadap harmoni dan keberagaman bangsa.
Unduh untuk perangkat lain: