Di tengah arus perubahan dunia yang kian cepat, pendidikan dituntut untuk tidak hanya mencetak peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara karakter, adaptif terhadap perubahan, dan mampu memberikan makna atas setiap pengetahuan yang mereka pelajari. Buku ini hadir sebagai panduan untuk calon guru dan pendidik masa kini untuk menjawab tantangan tersebut. Buku ini membuka pemahaman menyeluruh tentang kurikulum dari aspek paling mendasar hingga implementatif. Bab pertama hingga kelima mengajak pembaca memahami hakikat dan dimensi kurikulum, bagaimana peran dan fungsinya dalam dunia pendidikan, serta landasan filosofis, sosiologis, psikologis, politik, ilmiah, dan religius yang menjadi pijakan dalam pengembangannya. Diikuti dengan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum dan pembahasan tentang komponen utama seperti tujuan, materi, metode, dan evaluasi, bagian awal buku ini memantapkan fondasi teoritis yang penting bagi calon pendidik, perancang kurikulum, dan pemangku kebijakan. Selanjutnya, bab keenam hingga kesepuluh memperluas wawasan pembaca tentang model-model konsep kurikulum, baik yang bersifat akademis, sosial, humanistik, maupun terpadu, serta pendekatan pengembangannya, mulai dari model administratif hingga model partisipatif. Langkah-langkah praktis menyusun kurikulum dijelaskan secara runtut, mencakup analisis kebutuhan, perumusan tujuan, pemilihan materi, dan strategi asesmen. Diikuti dengan pembahasan tentang evaluasi kurikulum serta peran strategis guru dalam proses pengembangan kurikulum yang bersifat sentralisasi, desentralisasi, maupun hibrida. Bab-bab ini menegaskan pentingnya aktor-aktor pendidikan dan proses dinamis dalam siklus pengembangan kurikulum. Menjelang akhir, buku ini menyajikan bab-bab yang sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini: inovasi kurikulum, sejarah kurikulum di Indonesia, serta analisis mendalam terhadap Kurikulum Merdeka. Sebagai penutup yang sekaligus menjadi klimaks, Bab XIV menghadirkan pembahasan tentang pembelajaran mendalam (deep learning), berpijak pada pemikiran Michael Fullan dan kerangka Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam (NASMIK). Konsep ini mengajak pendidik untuk menyusun pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, berpijak pada olah pikir, hati, rasa, dan raga. Buku ini menjadi panduan untuk membentuk peserta didik dengan karakter unggul, berpikir kritis, kolaboratif, dan siap menghadapi masa depan yang terus berubah.
Unduh untuk perangkat lain: