Buku ini lahir dari kajian kualitatif fenomenologi selama 8 bulan di 12 kelas Bahasa Inggris SD Negeri dan Swasta di Jawa Tengah, mengamati 35 sesi pembelajaran langsung. Kajian menemukan bahwa 70% siswa kelas rendah pasif karena materi asing (lion, pizza, nuclear family) tidak terhubung dengan realitas mereka (ayam kandang, nasi tempe, keluarga besar). Guru mengeluh kekurangan strategi praktis untuk mengajar Bahasa Inggris bermakna tanpa fasilitas mewah. Buku ini menjawab kebutuhan tersebut dengan strategi lapangan yang teruji: partisipasi siswa naik dari 35% menjadi 78% setelah modifikasi konteks lokal.
Unduh untuk perangkat lain: