Hadis tentang larangan safar bagi wanita tanpa mahram merupakan salah satu tema penting dalam khazanah Islam yang terus menjadi bahan kajian. Isu ini semakin aktual seiring meningkatnya mobilitas perempuan di berbagai bidang kehidupan. Buku ini hadir untuk menghadirkan pemahaman yang komprehensif terhadap hadis tersebut dengan memperhatikan dinamika sosial dan realitas perempuan Muslim masa kini. Melalui telaah sejumlah riwayat hadis, buku ini mengupas makna, latar belakang historis, serta tujuan dari larangan safar. Lebih jauh, buku ini juga menampilkan pandangan para ulama dari berbagai mazhab mengenai penafsiran hadis ini, sekaligus menunjukkan keragaman perspektif mereka dalam memahami batasan safar dan keberadaan mahram Dalam konteks modern, fenomena seperti perjalanan untuk studi, pekerjaan, ibadah haji dan umrah, serta aktivitas sosial lainnya yang dilakukan oleh perempuan tanpa mahram memunculkan pertanyaan baru mengenai relevansi dan fleksibilitas hukum Islam. Buku ini menawarkan perspektif yang seimbang antara penghormatan terhadap sumber-sumber syariat dan kepekaan terhadap perubahan zaman, keamanan, dan peran perempuan dalam masyarakat kontemporer.
Unduh untuk perangkat lain: