Dalam buku Filsafat Ilmu: Sebuah Khazanah Pemikiran Klasik, Kontemporer, Postmodernisme dalam Lintas Abad ini, saya mengajak pembaca untuk melakukan perjalanan melintasi ruang dan waktu dalam sejarah pemikiran ilmiah, tidak dengan langkah terburu-buru, tetapi dengan kehati-hatian seorang peziarah yang menyadari bahwa setiap gagasan mengandung semesta makna. Ilmu pengetahuan, dalam segala bentuknya yang objektif dan teknologis, tidak pernah berdiri sendiri. Ia dibentuk oleh cara kita melihat dunia, oleh asumsi-asumsi yang tersembunyi dalam bahasa, logika, dan paradigma. Filsafat ilmu menyingkap apa yang selama ini tersembunyi di balik praktik keilmuan kita. Ia bertanya tentang apa itu pengetahuan? Bagaimana kita tahu bahwa sesuatu itu benar? Bagaimana ilmu membentuk masyarakat, dan bagaimana masyarakat pula membentuk ilmu? Buku ini sebagai bentuk respons terhadap pertanyaanpertanyaan tersebut.
Unduh untuk perangkat lain: