Quid prodest bukan satu kosa kata baru bagi kami para Misionaris Claretian. Kata ini juga yang mendorong dan menginspirasi bapa pendiri kami St. Antonius Maria Claret untuk meninggalkan cara hidup lamanya dan memutuskan menjadi seorang imam Tuhan dan misionaris ulung hingga mendirikan kongregasi tercinta (CMF). Quid prodest dalam keberadaan buku ini seyogyanya menghantar kepada para pembaca untuk melihat secara lebih dekat namun sedikit tersamar-samar kisah sederhana dari seorang anak yang memutuskan menjadi abdi Tuhan. Pilihan itu tidak gampang dan tidak secepat membalikan telapak tangan, apa gunanya menjadi seorang imam? Tidak ada jawaban defentif yang bisa meragukan pilihan tersebut. Buku ini lahir dari pengalaman nyata seorang misionaris Claretian yang membiarkan dirinya dibakar oleh kasih Tuhan. Ia menulis bukan dari ruang teori, melainkan dari ruang hati yang telah dilewati badai, doa, air mata, dan pengharapan. Di setiap halamannya, pembaca akan menemukan denyut hidup seorang Claretian yang berjuang untuk menjadi pendengar dan pelayan Sabda seperti yang diwariskan oleh Santo Antonius Maria Claret.
Unduh untuk perangkat lain: