Perkembangan sistem pelayanan kesehatan yang semakin kompleks menuntut apoteker tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu farmasi, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi yang efektif, empatik, dan profesional. Kesalahan komunikasi dapat berdampak pada keselamatan pasien, sementara komunikasi yang baik mampu meningkatkan kepatuhan terapi, memperkuat kolaborasi tim kesehatan, dan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Buku ini disusun secara sistematis mulai dari landasan teori komunikasi, teknik komunikasi, komunikasi terapeutik, komunikasi interprofesional, komunikasi publik dan media, hingga studi kasus dan simulasi praktik. Pendekatan yang digunakan mengintegrasikan teori dan praktik agar pembaca tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam situasi nyata pelayanan kefarmasian.
Unduh untuk perangkat lain: