Desa dipandang sebagai ruang belajar yang hidup, tempat alam, budaya, dan kebersamaan menjadi sumber pengetahuan bagi anak-anak. Buku ini menunjukkan bagaimana pendidikan dapat tumbuh dari pengalaman sehari-hari, mulai dari sawah, sungai, cerita rakyat, hingga tradisi gotong royong, sehingga belajar terasa lebih dekat, alami, dan bermakna. Melalui konsep Sekolah Desa, pembelajaran dirancang dengan melibatkan guru, orang tua, komunitas, serta teknologi sederhana yang sesuai kebutuhan. Pendekatan ini menghadirkan proses belajar yang kreatif dan kontekstual, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan kebanggaan pada desa tempat anak-anak tumbuh.
Unduh untuk perangkat lain: