Buku ini dibagi menjadi beberapa bab yang tersusun secara sistematis. Bab awal membahas kerangka konseptual komunitas adat terpencil dan kelompok marginal, termasuk definisi, karakteristik sosial-budaya, struktur sosial dan kekerabatan, akses terhadap layanan dasar, serta kerentanan, ketahanan, dan modal sosial. Bab ini memberikan dasar teoretis yang kuat bagi pemahaman lebih lanjut tentang kompleksitas kehidupan masyarakat yang berada di pinggiran sosial dan geografis. Konsep modal sosial, baik bonding, bridging, maupun linking, dibahas secara mendalam sebagai kerangka untuk memahami kapasitas internal dan jaringan eksternal komunitas dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.
Unduh untuk perangkat lain: