Manusia dengan kapasitasnya yang serba terbatas (makhluk) dan dengan segala instrument hidup yang serba canggih dibanding dengan makhluk Tuhan yang lain dijadikan oleh Allah SWT sebagai makhluk pilihan yaitu sebagai khalifah di muka bumi (QS, al-Baqarah:30). Ia mendapat amanah untuk mengurus bumi dan segala isinya juga mengatur makhluk-makhluk Tuhan lainnya yang sangat beraneka ragam. Al-Kindi pernah berkata: bahwa pada diri manusia itu ada akal yang merupakan sifat alam semesta, artinya manusia mampu mengolah alam dengan kemampuan akalnya, sehingga wajar jika gelar kekhalifahan diperuntukkan kepada manusia.
Unduh untuk perangkat lain: