Buku ini lahir dari kesadaran akan hal-hal kecil itu. Tentang bagaimana dapur bukan hanya ruang memasak, tetapi ruang merawat kehidupan. Tentang bagaimana rasa bukan hanya soal lidah, tetapi juga tentang hati, kenangan, dan kehadiran. Nasi goreng, dalam konteks ini, menjadi lebih dari sekadar hidangan, ia adalah identitas.
Unduh untuk perangkat lain: