Buku ini disusun sebagai upaya untuk memperkaya khazanah keilmuan, khususnya dalam bidang pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Pembelajaran IPA tidak hanya berfungsi untuk membangun pemahaman konseptual dan keterampilan ilmiah peserta didik, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, sikap, serta kepedulian terhadap lingkungan dan budaya lokal. Kearifan lokal merupakan sumber belajar yang kontekstual, autentik, dan bermakna, yang mampu menjembatani konsep-konsep ilmiah dengan realitas kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPA menjadi penting guna menciptakan proses pembelajaran yang relevan, humanis, dan berkelanjutan. Buku ini menguraikan konsep-konsep dasar IPA yang dipadukan dengan berbagai praktik, tradisi, dan pengetahuan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Melalui pendekatan ini, diharapkan peserta didik tidak hanya memahami IPA secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam konteks sosial dan budaya tempat mereka berada. Selain itu, buku ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam merancang pembelajaran IPA yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan karakter serta pelestarian budaya bangsa.
Unduh untuk perangkat lain: