UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang menopang penyerapan tenaga kerja dan pemerataan ekonomi. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa ketidakmampuan dalam mengelola arus kas rumah tangga dan usaha secara tepat seringkali menimbulkan konflik internal, menurunkan produktivitas, bahkan mengancam stabilitas usaha itu sendiri. Di sinilah konsep mental accounting atau akuntansi mental menjadi relevan membantu individu dan keluarga dalam mengelompokkan dan mengelola keuangan secara lebih terstruktur, logis, dan selaras dengan tujuan hidup mereka. Buku ini menyajikan pendekatan edukasi keuangan yang holistik, menyatukan aspek psikologi, sosiologi keluarga, dan prinsip manajemen keuangan. Pembahasan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga dilengkapi dengan contoh kasus, strategi praktis, serta panduan implementasi yang aplikatif bagi rumah tangga pelaku UMKM. Diharapkan, pembaca dapat memahami bagaimana pengelolaan keuangan yang baik dapat menciptakan harmoni, mengurangi potensi konflik, serta memperkuat ketahanan finansial keluarga.
Unduh untuk perangkat lain: