“Mainanku Milik Bersama” mengisahkan tentang seorang anak bernama Lala yang datang ke sekolah dengan membawa mainan robot barunya yang sangat bagus dan berwarna-warni. Teman-temannya tertarik dan ingin meminjam mainan tersebut untuk bermain bersama. Namun, karena merasa sayang dan takut mainannya rusak, Lala menolak meminjamkannya. Sikapnya membuat Zahra dan teman-teman lainnya merasa kecewa dan tidak jadi bermain bersama. Setelah melihat teman-temannya sedih dan menyadari bahwa ia telah bersikap egois, Lala mulai merasa bersalah. Dengan bimbingan Ibu Guru Yayat, Lala memahami bahwa bermain akan lebih menyenangkan jika dilakukan bersama teman-teman. Ia pun menyadari bahwa berbagi tidak akan mengurangi kebahagiaan, justru akan membuat hati lebih senang dan persahabatan semakin erat. Akhirnya, Lala memutuskan untuk berbagi mainannya dan mengajak temantemannya bermain bersama. Suasana kembali ceria, dan mereka pun bermain dengan gembira. Cerita ini menanamkan nilai moral bahwa berbagi membuat hati bahagia dan menambah banyak teman.
Unduh untuk perangkat lain: