Tulisan ini dimaksudkan untuk membuka wawasan atau memberikan pengetahuan kepada khalayak, publik Indonesia, mengenai sejarah diplomasi Indonesia, sejak sebelum proklamasi kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 hingga masa pemerintahan kedua Presiden Joko Widodo pada tahun 2024. Tulisan tidak bertujuan untuk menyaingi penulisan narasi Sejarah Indonesia (SI) yang dimandatkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Sains, dan Pendidikan Tinggi RI sekitar dua tahun lalu yang oleh instansi penggantinya, Kementerian Kebudayaan RI ditargetkan rampung sebelum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2025. Sejarah diplomasi Indonesia memang merupakan bagian dari SNI, namun penulisan ini hanya untuk melengkapi dan kiranya tidak dipertentangkan dengan isi narasi SI.
Unduh untuk perangkat lain: