Buku ini disusun dengan harapan dapat memberikan inspirasi bagi guru dan pendidik dalam mengembangkan model pembelajaran geografi yang berakar pada budaya lokal. Kontekstualisasi folklor Bali tidak hanya menanamkan nilai-nilai budaya, tetapi juga menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif terhadap fenomena geografis di sekitar siswa. Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih hidup, menarik, dan bermakna karena siswa dapat mengaitkan materi pelajaran dengan realitas budaya dan lingkungan tempat mereka tinggal.
Unduh untuk perangkat lain: