Nafas Yang Tak Pernah Berisik 101: Anomali Dunia Medis Menyelami Nikmat paling sunyi dari-NYA

Motivasi & Inspirasi
Nafas Yang Tak Pernah Berisik 101: Anomali Dunia Medis Menyelami Nikmat paling sunyi dari-NYA

6 MB
ebook
1 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-634-272-109-4
eISBN
978-634-272-151-3
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Kita sering kali baru tersadar akan nikmat sehat setelah diuji dengan sakit. Namun, pernahkah kita berhenti untuk mensyukuri detak jantung yang teratur, setiap organ yang patuh pada tugasnya, sebagai karunia-Nya, bukan sekadar hak yang wajib diberikan? Buku ini membawa Anda menyelami 101 Sindrom Langka Manusia. Ini bukan sekadar katalog medis, melainkan peta kerumitan tubuh yang menjadi cermin kekuasaan Ar-Rahman dan keterbatasan ilmu manusia. Dari Sindrom Down yang didokumentasikan pertama, hingga kondisi misterius seperti Sindrom Ivemark, setiap kisah adalah pengingat yang lembut tetapi tegas. Melalui lensa perjuangan mereka yang diuji, kita diajak bercermin: Betapa amat sedikitnya syukur kita atas kesehatan yang rutin. Buku ini mengubah pengetahuan medis menjadi introspeksi spiritual yang mendalam, menantang kita untuk mengubah pandangan terhadap anugerah kesehatan. Temukan jawaban atas pertanyaan paling mendasar: masih pantaskah aku menjadi hamba-Mu?

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit Bukunesia

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Umum

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Motivasi & Inspirasi

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Nafas Yang Tak Pernah Berisik 101: Anomali Dunia Medis Menyelami Nikmat paling sunyi dari-NYA

Nafas Yang Tak Pernah Berisik 101: Anomali Dunia Medis Menyelami Nikmat paling sunyi dari-NYA

Muhammad Fahmi el-Mubarak

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku