Buku kategori pendidikan berjudul Menggugah Pendidikan di Papua: Membangun Manusia yang Berbudaya, Bermutu, dan Berdaya Saing merupakan karya Andinus Yanengga. Pada pertengahan perkembangan dunia saat ini, seluruh dunia berlomba-lomba memperjuangkan untuk berada pada garis persaingan kualitas manusia yang berstandar bahkan berkeinginan lebih di berbagai aspek kehidupan. Namun dalam buku ini menggugah gagasan pemikiran pembaca bahwa wilayah atau pulau Papua harus menetapkan suatu peraturan yang mengatur tentang mempertahankan atau melestarikan bahasa daerah di dunia pendidikan. Sebab, bahasa daerah merupakan aset dan identitas serta alat komunikasi dasar yang mengandung makna jati diri orang Papua. Dengan mempelajarinya bahasa daerah sebagai bahasa pengantar secara pastinya akan mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang ada dalam budaya di setiap suku bangsa masing-masing. Untuk itu, perlu dilakukan suatu upaya pelestarian bahasa daerah dalam dunia pendidikan harus dilakukan. Pelestarian bahasa daerah di dunia pendidikan merupakan mempertahankan jati diri manusia Papua. Orang Papua sebenarnya telah mengenal pendidikan, namun dikaburkan oleh sistem standarisasi dengan metode pembelajaran orang asli Papua (OAP) dalam implementasi pendidikan yang telah menjadi tradisi serta perkembangan pendidikan sekarang membawah orang Papua akan kehilangan jati diri sebagai manusia tidak akan mengenal dirinya. Proses pendidikan modern dilakukan hanya untuk mengetahui sesuatu yang belum diketahui dan melakukan sesuatu yang untuk menghasilkan sesuatu berguna bagi dirinya dan orang lain. Oleh karena itu, pendidikan di Indonesia harus diarahkan pada peningkatan kualitas kemampuan intelektual dan profesional serta sikap, kepribadian dan moral.
Unduh untuk perangkat lain: