Hukum modern saat ini seakan kehilangan rumah tinggalnya, terombang-ambing tak berdaya di antara gelombang idealisme, normativisme, empirisme, hingga dekonstruksi hukum yang nihilistik. Buku Organum Noeticum hadir untuk menapaki jalan pulang bagi hukum yang terbimbing oleh cahaya kesadaran, sehingga ia dapat menemukan kembali pangkuan fitrahnya yang nyaman, hangat, dan membahagiakan. Dengan kelengkapan epistemologi yang terkonstruksi melalui ketajaman nalar burhani, otoritas nalar bayani, dan kesucian nalar irfani, buku ini tampil sebagai manifesto lahirnya mazhab ilmu hukum noetik, untuk mengembalikan hukum ke rumah sucinya: sebagai altar pengabdian kepada Sang Pencipta.
Unduh untuk perangkat lain: