Pendidikan geografi abad ke-21 tidak lagi dapat dipahami sebatas transfer pengetahuan tentang lokasi, peta, dan fenomena alam, melainkan sebagai wahana strategis untuk membangun spatial thinking, literasi geospasial, kesadaran ekologis, serta kompetensi kewargaan global. Dalam konteks Indonesia sebagai negara kepulauan yang kaya sumber daya sekaligus rentan terhadap berbagai bencana dan ketimpangan pembangunan, pendidikan geografi memegang peran sentral dalam membentuk generasi yang mampu membaca ruang secara kritis, berpikir sistemik, dan bertindak secara berkelanjutan. Buku ini disusun untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Unduh untuk perangkat lain: