Kemampuan berliterasi peserta didik saat ini berkaitan dengan tuntutan keterampilan membaca, menulis dan berhitung. Aktivitas ini bermuara pada kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis, dan reflektif. Namun, kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan pada saat ini belum mampu untuk mewujudkan hal tersebut. Hasil sejumlah survey dan laporan penelitian baik dalam negeri maupun dunia internasional menyimpulkan bahwa Indonesia salah satu negara yang tingkat literasi membaca rendah. Pemerintah telah melakukan berbagai usaha untuk melejitkan literasi membaca peserta didik. Salah satunya adalah Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Namun. upaya ini masih belum membuahkan hasil yang menggembirakan. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian terkait variabel yang bertemali dengan literasi membaca. Dalam hal ini, salah satu di antaranya adalah penggunaan strategi belajar bahasa (language learning strategies).
Unduh untuk perangkat lain: