Buku ini terdiri dari 7 (tujuh) bab. Bab pertama membahas kebutuhan, tantangan, konsep, dan pentingnya teacherpreneur. Bab kedua membahas kewirausahaan dalam perspektif Islam, yang membedakannya dengan pandangan barat. Bab ketiga, mendalami inti kewirausahaan secara umum sebagai elemen teacherpreneur. Hal ini diperlukan untuk bekal praktik guru yang wirausaha dengan perannya dalam inovasi dan pengambilan risiko terhadap peluang dari keseimbangan dan ketidakseimbangan lingkungan. Bab ini membahas definisi konseptual kewirausahaan, prinsip-prnsip, sejarah dan perkembagannya. Bab keempat membahas tantangan vii Islamic teacherpreneur di era digital. Bab kelima membahas modelmodel pembelajaran yang dapat digunakan teacherpreneur baik di kelas maupun diluar kelas, online-offline atau gabungan keduanya. Bab keenam membahas pengembangan minat kewirausahaan muslim, faktor religiusitas dan budaya. Bab ini membahas pengembangan minat kewirausahaan muslim dengan mengguankan teori rasionalitas ekonomi dan teori psikososial, serta menambahkan faktor religiusitas dan spiritualitas. Faktor religiusitas dan spiritualitas merupakan faktor yang membedakan dengan kewirausahaan barat. Bab ketujuh membahas kewirausahaan sosial dalam pandangan Islam. Pembahasan dimulai dari konsep kewirausahaan sosial secara umum, dimensi kewirausahaan sosial dan pandangan Islam terhadap kewirausahaan sosial. Bab ini diperlukan karena pada dasarnya teacherpreneur adalah wirausaha sosial yaitu menyelesaikan masalah sosial-pendidikan dengan caracara kewirausahaan.
### "Islamic Teacherpreneurship" Buku "Islamic Teacherpreneurship" merupakan karya yang membahas tentang kebutuhan, tantangan, konsep, dan metode terkait guru wirausaha (teacherpreneur) di era digital yang berlandaskan prinsip Islam. Buku ini menggali aspek kecerdasan yang komprehensif, meliputi olah pikir, olah rasa, dan olah khalbu, serta bagaimana kehadiran seorang guru wirausaha Islami dapat mempengaruhi pembelajaran dan inovasi di kelas. Materi dalam buku ini didasarkan pada berbagai sumber, termasuk Al-Qurβan, Hadits, pendapat ulama, serta praktik di lapangan. Buku ini mengajarkan bahwa guru yang mempunyai spirit wirausaha tidak hanya dapat bekerja sebagai pendidik, tetapi juga dapat memanfaatkan keterampilan kewirausahaan mereka untuk berbagai kegiatan profesional. Guru wirausaha dapat mengembangkan inovasi dalam pembelajaran, menggunakan teknologi pendidikan (Edutech) untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih efisien dan efektif. Selain itu, buku ini juga menekankan pentingnya agama dalam kewirausahaan, meskipun teori dan praktiknya masih sering dikendalikan oleh hegemoni sekuler. Buku "Islamic Teacherpreneurship" diharapkan dapat menjadi panduan bagi para guru dan pendidik dalam mempraktikkan wirausaha yang Islami, serta membangun generasi yang smart, inovatif, dan bijak (wise) dalam konteks era digital.
Unduh untuk perangkat lain: