Salah satu cabang ilmu linguistik yang mempelajari hubungan antara bahasa dan proses kognitif dalam otak adalah psikolinguistik. Sebagai bidang kajian interdisipliner antara psikologi dan linguistik, psikolinguistik mengkaji mekanisme mental yang memungkinkan kita untuk memperoleh, memproduksi, memahami, dan memproses bahasa (Warren, 2013 dan Yule, 2014). Bidang ini juga menganalisis bagaimana struktur bahasa berinteraksi dengan proses psikologis di dalam pikiran. Dengan kata lain, psikolinguistik menginvestigasi representasi bahasa di dalam otak dan proses psikologis. Diibaratkan kendaraan bermotor, seorang ahli mesin mengamati bagaimana mesin dirakit, bekerja dan mengalami kerusakan. Begitu juga ahli psikolinguistik yang mempelajari bagaimana seorang anak merakit atau memproses input bahasa di lingkungannya. Selain itu, psikolinguis juga mempelajari bagaimana mesin bekerja atau proses produksi dan pemahaman bahasa. Gangguan pada mesin yang juga dapat dianalogikan sebagai gangguan produksi bahasa pada anak. Seorang ahli psikolinguistik mencermati apa yang terjadi pada otak ketika terdapat masalah dalam memproduksi atau memahami bahasa, misalnya kasus afasia.
Unduh untuk perangkat lain: