Buku ini menawarkan perspektif strategis dalam mengintegrasikan pelestarian ekosistem rawa dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Paminggir, Kalimantan Selatan. Dengan fokus utama pada objek wisata unik "Kerbau Rawa", penulis membedah bagaimana destinasi ini dapat ditransformasi menjadi laboratorium alam yang dinamis melalui pendekatan pentahelix dan kolaborasi masyarakat lokal. Melalui kurikulum wisata yang edukatif, pengunjung tidak hanya diajak menikmati panorama, tetapi juga mendalami fungsi ekologis lahan basah dan ketahanan budaya lokal. Buku ini merupakan panduan inovatif bagi pengembangan wilayah yang mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi wisata dan perlindungan aktif terhadap keanekaragaman hayati rawa yang rentan.
Unduh untuk perangkat lain: