Buku ini mengulas kedalaman ajaran spiritual Syaikh Abdul Qodir al-Jilani melalui lensa cinta dan kemanusiaan. Penulis tidak hanya menyajikan sisi kewalian sang Syaikh, tetapi juga menonjolkan profil beliau sebagai "penyair hati" yang mendidik dengan kelembutan, kejujuran, dan bahkan humor. Melalui refleksi atas puisi dan perjalanan hidupnya, pembaca diajak untuk menemukan fitrah manusia yang sejati serta memahami bahwa tasawuf bukan sekadar teori mistik, melainkan praktik cinta yang menyatukan hati dengan Tuhan melalui kasih sayang kepada sesama makhluk. Buku ini menjadi oase yang mengajak pembaca membuang kesombongan dan menjadikan tawa serta kesabaran sebagai bentuk perlawanan terhadap kepalsuan dunia.
Unduh untuk perangkat lain: