Awal konflik ini dipicu oleh sikap agresif Presiden Irak, Saddam Hussein, yang dengan tegas mengancam Israel dengan berbagai bentuk serangan jika negara tersebut berani melawan. Ancaman ini mencerminkan ketegangan yang mendalam antara Irak dan Israel, serta ketidakpastian mengenai dampak dari invasi Irak ke Kuwait terhadap stabilitas regional. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: