Buku ini lahir bukan dari satu momen, melainkan dari perjalanan panjang permenungan, pembelajaran, dan pengalaman hidup di dunia pendidikan. Selama bertahun tahun menyertai guru, kepala sekolah, dosen, dan pemimpin pendidikan dalam berbagai ruang kelas, rapat, pelatihan, penelitian, hingga percakapan sunyi selepas aktivitas formal βsatu pertanyaan terus bergaung: apa sebenarnya makna memimpin dalam pendidikan? Pertanyaan itu muncul bukan karena kurangnya teori atau model kepemimpinan, tetapi justru karena melimpahnya pendekatan yang sering kali terlepas dari realitas manusia yang hidup di dalam sistem pendidikan. Banyak kebijakan dirancang dengan niat baik, namun tidak selalu beresonansi dengan cara manusia belajar, merasa, dan membangun makna. Di titik inilah penulis merasa perlu kembali pada akar: memahami kepemimpinan pendidikan dari sudut pandang perilaku manusia psikologi, dan sains otak, tanpa kehilangan nilai kemanusiaan.
Unduh untuk perangkat lain: