Modul ini dikembangkan dari kumpulan nama-nama para pejuang yang dinobatkan sebagai nama suatu jalan yang ada dikota bandar lampung. Hal ini dilakukan dengan tujuan sebagai langkah awal untuk tetap menjaga eksistensi sejarah lokal ditengah kesenjangan antara materi lokal dengan materi pelajaran di sekolah tingkat menengah atas yang terdapat didalam kurikulum. Penulis menyadari tentu bahwa banyak kekurangan didalam membuat modul ini, oleh karena itu kritikan dan saran yang dapat membuat perbaikan modul ini menjadi lebih baik sangat diharapkan sehingga kedepannya sejarah lokal tetap ada dan dipahami siswa. Selain itu juga semoga modul ini dapat memberi kontribusi pada pelestarian sejarah lokal Lampung dan bermanfaat bagi peserta didik, guru dan para pembaca umumya.
Unduh untuk perangkat lain: