Manusia menyejarah dapat diartikan bahwa manusia memiliki kemampuan untuk merefleksi kejadian-kejadian masa lalu secara subyektif, untuk berbuat di masa sekarang dalam rangka menuju masa depan yang lebih baik. Manusia sebagai subyek menjadikan masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang sebagai rangkaian karya yang mengisi kehidupan yang berlangsung terus menerus. Oleh karenanya, kajian terhadap sejarah pendidikan perlu untuk dilakukan dalam rangka menemukan konsep maupun praksis pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.
Unduh untuk perangkat lain: