Perang Teluk yang terjadi pada akhir abad ke-20 tidak hanya memicu konflik militer yang melibatkan berbagai negara, tetapi juga membuka mata dunia terhadap risiko yang terkait dengan pengembangan dan penggunaan senjata kimia. Saddam Hussein, pemimpin Irak pada saat itu, menjadi tokoh sentral dalam diskusi global mengenai ancaman senjata kimia, terutama setelah terbukti bahwa Irak telah menggunakan senjata ini dalam konflik sebelumnya, seperti dalam Perang Iran-Irak. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: