Buku "Islahul Ummah: Ikhtiar Membangun Peradaban dari Ujung Negeri Dihimpun dari Pokok Pikiran dan Gerak Langkah KH. Muslihuddin Abdurrasyid, Lc., M.Pd.I." mengajak pembaca menelusuri jejak pemikiran dan pengabdian KH. Muslihuddin Abdurrasyid, Lc., M.Pd.I., Seorang ulama, pendidik dan penggerak umat yang selama puluhan tahun membina umat di tanah Borneo, dari Samarinda hingga ke Pulau Sebatik, di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, yang menjadi ruang tumbuh gagasan dalam buku ini. Berangkat dari percakapan panjang dan relasi antara Pak Kyai dan penulis, buku ini menghadirkan sebuah pandangan sederhana: bahwa perbaikan umat semestinya dimulai secara bertahap, perlahan-lahan melalui pemetaan yang jelas, dimulai dari menguatkan tauhid dalam diri, menghidupkan Al-Qur''''an dalam praktik, menegakkan salat, membangun generasi Qur''''ani lewat pendidikan, penguatan ekonomi yang berorientasi pada kemaslahatan, hingga visi Nabi Ibrahim. Gagasan-gagasan tersebut tidak berhenti sebagai wacana, la tumbuh perlahan melalui sekolah, masjid, dan rumah; digerakkan oleh para pendidik, pegiat masjid, komunitas ibu-ibu, hingga generasi muda terdidik yang menjadi bagian dari Islahul Ummah. Ditulis oleh Dr. Wahyudi, S.Pd., M.Si (Han), buku ini bukan sekadar catatan pemikiran, melainkan kesaksian seorang pembelajar tentang perjalanan seorang guru kehidupan yang bekerja dalam kesenyapan, berpikir jauh melampaui zamannya, dan bergerak melampaui usia fisiknya. Dari ujung negeri, buku ini mengingatkan bahwa peradaban tidak selalu lahir dari pusat kota. la dapat tumbuh dari pinggiran-dari tempat yang jauh dari sorotan, tetapi dekat dengan kesungguhan. Karena pada akhirnya, Islahul Ummah adalah perjalanan panjang: menanam hari ini dengan keyakinan bahwa suatu hari kebaikan itu akan tumbuh dan dirasakan oleh generasi yang datang setelah kita.
Unduh untuk perangkat lain: