Buku ini mengungkap fenomena akseptasi modernitas pada masyarakat desa, terjadi karena terdapatnya domain psikologi, domain sosial dan domain budaya yang memiliki aspek keterbukaan terhadap hal-hal baru di luar diri mereka. Keterbukaan pada tiga domain ini mendorong etnis Dayak di Kampung Nyarumkop dalam menerima kehadiran Tradisi Barat melalui misionaris Gereja Katolik. Modernitas yang terjadi pada masyarakat perdesaan tampak dalam gejala global village di kampung Nyarumkop. Namun demikian, orang-orang Dayak tersebut tidak bisa secara total melepaskan diri dari ikatan tradisinya, sehingga terjadi juga gejala detradisionalisasi.
Unduh untuk perangkat lain: