Arsitektur Indis sebagai manifestasi dari nilai-nilai budaya yang berlaku pada zaman itu ditampilkan lewat kualitas bahan, dimensi ruang yang besar, gemerlapnya cahaya, pemilihan perabot, dan seni ukir kualitas tinggi sebagai penghias gedung. Arsitektur Indis mencapai puncaknya pada akhir abad ke- 19. Mengamati arsitektur Indis hendaknya kita jangan terpaku pada keindahan bentuk luar semata, tetapi juga harus bisa melihat jiwa atau nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Bangunan-bangunan indis yang ada sedapat mungkin dipertahankan sebagai warisan budaya yang mempunyai nilai jual (selling point) bagi industri pariwisata di kota Yogyakarta. Historia Magistra Vitae.
Unduh untuk perangkat lain: