Polemik seputar pengumpulan sidik jari santri untuk memerangi radikalisme telah mengguncang berbagai kalangan di Indonesia, khususnya kalangan pesantren. Kontroversi ini mencuat setelah berbagai pihak, termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla, menyuarakan perlunya langkah ini sebagai bagian dari upaya identifikasi dan keamanan nasional. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: