Pada awal tahun 2006, Thailand menjadi pusat sorotan internasional ketika Perdana Menteri Thaksin Shinawatra menghadapi gelombang protes massal terkait penjualan saham perusahaan keluarganya, Shin Corp., kepada Temasek Holdings dari Singapura. Penjualan ini senilai US$ 1,9 miliar dan dilakukan tanpa dikenakan pajak, memicu tuduhan korupsi dan pengkhianatan terhadap negara. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: