Baik ajaran dari Syekh Siti Jenar maupun dari Yesus merupakan ajaran yang menimbulkan kontroversi pada konteksnya masing-masing, kedua ajaran tersebut tidak terlepas dari pergumulan sosio-religius masyarakat. Pergumulan tersebut berkaitan dengan relasi manusia dan yang ilahi, baik berbicara tentang relasi Yesus dengan Sang Bapa maupun relasi kemanunggalan antara manusia dengan Tuhan menurut Syekh Siti Jenar. Oleh sebab itu, penulis berupaya menjawab pergumulan sosio-religius tersebut dengan melakukan pembacaan lintas tekstual.
Unduh untuk perangkat lain: