Dalam diskursus keislaman kontemporer, kita kerap menyaksikan kecenderungan reduksionistik dalam memahami figur-figur agung Islam. Mereka diposisikan sebatas simbol historis atau ikon kesalehan, tanpa upaya serius untuk menghadirkan relevansi nilai-nilai yang mereka bawa dalam konteks krisis kemanusiaan modern. Buku Fatimah, Cahaya Kemanusiaan ini hadir sebagai ikhtiar intelektual yang patut diapresiasi karena berusaha keluar dari jebakan tersebut.
Unduh untuk perangkat lain: