Konsep halal dalam bahasa Arab bermakna segala sesuatu yang diperbolehkan dan tidak bertentangan dengan ketentuan syariat Islam. Dalam konteks pangan, halal tidak hanya menilai “apa” yang dimakan, tetapi juga “bagaimana” makanan tersebut diperoleh dan diolah. Artinya, kehalalan bukan hanya ditentukan oleh jenis bahan, misalnya daging sapi, ayam, atau sayuran, tetapi juga oleh cara perolehan (misalnya apakah dicuri atau tidak), proses produksi (seperti penggunaan alat yang tidak tercemar bahan haram), hingga metode penyembelihan untuk hewan. Penyembelihan yang sesuai syariat, misalnya, wajib dilakukan oleh penyembelih yang berakal, menggunakan alat yang tajam, memotong saluran pernapasan dan pencernaan, serta menyebut nama Allah SWT.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.