Pada tahun 2005, prediksi kenaikan harga minyak hingga mencapai US$ 105 per barel menjadi sorotan utama. Prediksi ini, yang datang dari lembaga finansial terkemuka Goldman Sachs, menimbulkan kekhawatiran besar di seluruh dunia. Dampak yang diperkirakan termasuk koreksi pertumbuhan ekonomi global, kenaikan harga barang, dan peningkatan jumlah negara miskin. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: