Buku Catatan Wartawan ANTARA dari Medan Konflik ke Era Digital menghadirkan kesaksian langsung seorang wartawan yang menjalani profesinya di tengah pusaran sejarah, konflik, dan perubahan teknologi. Dari konflik antaretnis yang sarat ketegangan dan kepercayaan mistik, liputan di wilayah yang kental dengan struktur kekuasaan tradisional, hingga pengalaman tugas di Aceh pada masa pergolakan, buku ini merekam sisi-sisi jurnalisme yang jarang terungkap ke ruang publik. Tidak hanya menyajikan kisah lapangan yang penuh risiko dan dilema kemanusiaan, buku ini juga mengajak pembaca memahami dinamika internal dunia pers, khususnya peran dan tantangan Kantor Berita ANTARA. Di tengah disrupsi teknologi digital dan kehadiran kecerdasan buatan, relevansi, viabilitas, dan masa depan kantor berita diuji secara kritis. Dengan gaya reflektif dan analitis, buku ini memadukan pengalaman personal, catatan historis, dan pemikiran strategis tentang jurnalisme modern. Lebih dari sekadar dokumentasi perjalanan profesi, buku ini menjadi cermin bagi insan pers dan pembaca umum tentang makna keberanian, integritas, dan tanggung jawab jurnalistik di era yang terus berubah.
Unduh untuk perangkat lain: