Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Jawa Timur, yang menjadi pusat penyebaran utama, diprediksi akan menyebabkan kerugian ekonomi signifikan, termasuk lonjakan harga sapi dan dampak pada rantai pasokan daging. Pemerintah setempat telah menerapkan langkah-langkah seperti isolasi dan karantina untuk menanggulangi penyebaran, sementara daerah lain juga melaporkan kasus dan mengadopsi strategi serupa untuk mengendalikan wabah. Kerjasama antara pemerintah, peternak, dan masyarakat sangat penting untuk meminimalkan dampak ekonomi dan sosial dari wabah ini. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: