Sebagai lembaga penyiaran publik pertama di Indonesia, Televisi Republik Indonesia (TVRI) memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi dan edukasi kepada masyarakat sejak didirikan pada tahun 1962. Dalam perjalanannya, TVRI telah menjadi saksi berbagai peristiwa penting di Indonesia dan berkontribusi dalam membentuk opini publik. Namun, seiring berjalannya waktu, muncul pertanyaan yang semakin relevan dalam konteks demokrasi dan kebebasan pers: apakah TVRI tetap berfungsi sebagai media publik yang netral, atau justru beralih menjadi alat kampanye terselubung bagi kepentingan politik tertentu?. Koleksi Tempo Publishing
Unduh untuk perangkat lain: